Sabtu, 26 April 2014

sejarah prjalanan band kotak

  sejarah perjalanan band kotak
 
 
            Berawal dari kontes Dream Band yang digelar tahun 2004 lalu, terbentuklah sebuah band bernama Kotak yang terdiri dari para personil yang telah diseleksi sebelumnya yaitu Cella (gitar), Ices/Chua (bass), Pare/Tantri (vocal) dan Posan (drum).
Kotak adalah satu-satunya band yang mengusung jenis musik modern rock dan bernuansa sedikit ‘dark’. Dengan menampilkan sound distorsi yang gahar ala band-band nu metal atau modern rock namun juga dengan teknik solo gitar yang keren.
Bisa dibilang, tanpa adanya Dreamband 2004 enggak bakalan ada band yang bernama Kotak. Kotak sebagai juara mendapatkan kesempatan dibuatkan album solo berjudul sama. Dengan formasi dua cowok, dua cewek memang Kotak cukup memikat dengan gaya gothicnya.
Tantri Syalin“TanTri”–VoCaLisT
Swasti Sabdastantri “ChUa”–BassisT
Mario Marsella “CeLLa”–GuiTaRisT
Haposan Haryanto Tobing “PoSaN”–DruMMeR
KoTaK adalah 2 cewe (Tantri & Chua) dan 2 cowo (CeLLa & PoSaN)
 
KoTaK terbentuk tgl.27 September 2004 dalam acara The Dream Band
KoTaK dipertemukan oleh Yang Diatas sejak audisi The Dream Band di Jakarta
Produser (Dody-Kahitna) yg ‘dah mengaudisi drummer, guitaris, bassis, vokalis dari kota Jakarta, dari peserta 400 org vocalis menjadi 2 org, 170 bassis menjadi 2 org, ratusan guitaris menjadi 3 org, dan ratusan drummer jg menjadi 2 org
And dari 9 org yg lolos audisi, dibentuk 2 band yaitu KoTak yg personilnya 4 org, dan LiMa yg personilnya 5 org
KoNseP
KoTaK aliran musiknya MoDeRn Rock
Influnced by Evanessence :: Linkin Park :: Alter Bridge :: Creed :: Hoobastank :: KoRn ::
NaMe MeANinG
Nama KoTaK berarti 4 sisi dan 4 sudut yg bersatu menjadi bidang KoTaK yg menggambarkan 4 org yg berbeda karakter namun menjadi 1 dalam musik
eQuiPmeNt
ChUa uses — Warwick bass 4 strings, Zoom efects, D’addario bass strings
CeLLa uses — Ibanes guitar, guitar efects Digitec RP1, D’addario guitar strings
Posan uses — Mapex

         BaseCamp : aKSEN Music – Taman Mini
KOTAK band adalah band anak muda yang lahir dari sebuah audisi band di TV nasional, mereka berhasil membuat album yang bertitle beraksi
KOTAK – SELF TITLE
Album kedua Kotak, mereka beri nama “KOTAK Kedua”
Sekarang  KOTAK telah membuktikan keberhsilannya itu lewat karya musiknya yang banyak disukai banyak orang  dan sekarang KOTAK melebarkan sayapnya kejagad musik Dunia.
 
 ne gan video nya band kotak
 

Kamis, 27 Maret 2014

sejarah boomerang


            boomrang adalah sebuah kelompok musik rock papan atas Indonesia dari Surabaya. Resmi berdiri pada 8 Mei 1994 dengan nama Lost Angels, tetapi sudah mulai berkiprah sejak tahun 1991.
Mereka konsisten tampil di jalur rock, meskipun demikian mereka tidak membatasi pengaruh berbagai macam aliran/style musik. Itu semua menjadi semacam trade mark atau ciri musik yang berbeda dari kelompok ini.
              
      Pada awal tahun '90-an, Hubert Henry Limahelu a.k.a. 'HH5H' (bass), John Paul Ivan a.k.a. 'JPI' (gitar), Roy Jeconiah Isoka Wurangian (vokal) dan Petrus "Pet" Augusti (drummer) mendirikan sebuah band dengan nama 'Lost Angels', sebuah permainan kata dari nama kota Los Angeles dan sekaligus berarti `Malaikat Tersesat`.
      
        Pada tahun 1994 mereka direkrut oleh perusahaan rekaman Logiss Record. Dan pada bulan Maret - April 1994 dibawah produser Log Zhelebour di studio Nirwana Record, Surabaya, mereka bekerja hampir 18 jam setiap harinya untuk merekam album perdana mereka. Sementara selesai dengan proses rekaman album perdana mereka dan menunggu pembuatan cover kaset, mereka memutuskan untuk mengeluarkan drummer mereka karena tingkah lakunya tidak bisa lagi sejalan dengan idealisme tujuan semula kelompok mereka dan terlalu mementingkan materi pribadi.
      
         Pada 8 Mei 1994 mereka sepakat untuk mengganti nama Lost Angels menjadi Boomerang yang juga menjadi judul album perdana mereka yang dirilis dipasaran pada 1 Juli 1994 dengan single hit `Kasih`. Oleh karena itu pada pembuatan klip `Kasih` di album pertama, mereka hanya tampil bertiga. Untuk mengisi kekosongan posisi drummer pada saat mereka harus melakukan tour dan konser, mereka merekrut Farid Martin yang dikenal mereka dari Mas Tony, Sound Engineer pada album pertama dan kedua Boomerang. Pada tanggal 1 Januari 1995 Farid Martin resmi menjadi anggota tetap Boomerang.
Namun pada pertengahan 2005, didasari "perbedaan prinsip", JPI memilih untuk keluar dari Booomerang dan memutuskan untuk bekerja sendiri. JPI membentuk band super grup Trio JPI bersama dengan bassis Bondan Prakoso dari Funky Kopral dan Cliff sebagai drummer.
Sebagai pengganti JPI, Boomerang sempat merekrut dua gitaris muda Indonesia, Oi dari Power Metal dan Tommy gitaris asal Riau .Tidak puas dengan performa mereka, Boomerang merekrut salah satu gitaris handal Indonesia Andry Franzzy yang merupakan mantan gitaris Powerslaves pada awal tahun 2006.
Vokalis Roy Jeconiah Hengkang dari Boomerang tahun 2010, Juga di ikuti sang gitaris Andre Franzzy , dan tahun 2012 Roy dan Ivan membuat Band baru bernama RI-1 Band yang berarti singkatan dari Roy dan Ivan bersatu.
Formasi 2012 :
  • Hubert Henry Limahelu : Bassis + Vokalis
  • Faried Martien Badjeber : Drumer
  • Tommy Maranua : Additional Guitar
skilas info dari boomerang gan...
semoga bermanfaat....

Kamis, 20 Maret 2014

SEJARAH BAND JAMRUD


 sejarah jamrud boos...






           Jamrud adalah band cadas yang berasal dari Indonesia, pertama kali terbentuk pada tahun 1989 di Cimahi, Jawa Barat dengan nama Jamrock. Jamrud sejak terbentuknya didepani oleh 'Azis' Mangasi Siagian (gitar) dan 'Ricky' Teddy (bass) serta dikenal sebagai grup musik yang sukses mengusung musik cadas sebagai musik populer di Indonesia pada tahun '90-an.

Latar belakang

Sebelum menjadi Jamrud, formasi awal Jamrock terdiri dari 'Azis' Mangasi Siagian (gitar), 'Ricky' Teddy (bass), Agus (drum), dan Oppi (vokal), selain mereka, Budhy Haryono pentolan Gigi Band juga pernah menjadi anggota band ini. Grup ini beberapa kali mengalami pergantian personel, Budhy Haryono, mantan pemain drum GIGI juga pernah bergabung dengan Jamrock. Formasi Jamrock akhirnya terbentuk menjadi yang populer dikenal oleh penggemarnya tahun '90-an yaitu Azis (gitar), Ricky Teddy (bass), Krisyanto (vokal), 'Fitrah' Alamsyah (gitar), dan 'Sandy' Handoko (drum).

Proses menjadi Jamrud

Jamrock menjadi grup musik yang mengusung musik ROCK yang disegani di seputar daerah Bandung. Saat itu mereka kebanyakan menampilkan lagu-lagu dari grup-grup musik cadas lain yang telah mempunyai nama. Pamor mereka semakin meningkat saat Krisyanto, Fitrah Alamsyah (gitar) dan Sandy Handoko (drum) bergabung dengan Jamrock. Krisyanto sendiri pernah meraih predikat sebagai Vokalis Rock Terbaik versi festival rock se-Bandung.
Puas mengusung lagu-lagu milik orang lain, tahun 1995, Azis, Ricky, Krisyanto, Fitrah dan Sandy mulai menulis materi lagu mereka sendiri dan merekam demo mereka. Mereka menawarkan demo tersebut ke label rekaman Log Zhelebour (biasa disebut 'Log') yang memberi sambutan hangat. Jamrock kemudian mendapat kontrak untuk rekaman dan bergabung dengan label rekaman milik Log, yaitu Logiss Records. Dengan masuknya mereka ke dalam label rekaman milik Log, nama Jamrock diubah menjadi Jamrud.

Kesuksesan

Jamrud menjadi matang secara musik dan penampilan di bawah asuhan label rekaman milik Log Zhelebour tersebut. Penjualan album perdana Jamrud, Nekad (1996), meraih angka penjualan sebanyak 150 ribu keping dalam waktu singkat. Kesuksesan mereka dilanjutkan dengan album kedua mereka, Putri (1997), yang angka penjualannya mencapai 250 ribu keping. Keuntungan besar dari hasil penjualan album-album Jamrud terus berlanjut hingga mereka merilis Terima Kasih (1998). Album tersebut sangat populer di kalangan generasi muda Indonesia saat itu, terutama lewat lagu "Berakit-rakit" dan "Terima Kasih", sehingga terjual hingga menyentuh angka 750 ribu keping, prestasi yang sangat luar biasa untuk penjualan album musik cadas di Indonesia saat itu.mereka juga mendapat anugerah penghargaan sebagai Group Rock Terbaik AMI Award 1999.
Puncak kesuksesan komersial Jamrud adalah album Ningrat (2000) yang mencatat angka penjualan sebanyak dua juta keping di Indonesia dengan populernya single "Surti-Tejo" dan "Pelangi di Matamu" di Indonesia. Album Ningrat mencatat sejarah dengan meraih anugerah 5 penghargaan AMI Award 2000 sungguh luar biasa untuk sebuah group cadas.
Kesuksesan album Ningrat membuat Log Zhelebour membawa "Jamrud" rekaman di Studio 301 Sydney, Australia dan merilis album "Sydney 090102" (2002) dengan mencatat penjualan yang cukup spektakuler sebanyak hampir satu juta keping dengan lagu hits "Waktuku Mandi" dan " Selamat Ulang Tahun" yang sampai saat ini masih populer dan dinyanyikan setiap orang merayakan hari ulang tahun. Album ini meraih anugerah penghargaan sebagai Group Rock Terbaik AMI Award 2002 dan Gen-B 2002, Jamrud masih merajai industri rekaman dan showbiz dengan honor termahal.
Kesuksesan yang mereka raih tak lepas dari sebuah kejadian yang tak terduga. Pada agustus 1999,Fitrah Alamsyah meninggal karena overdosis obat-obatan terlarang Disusul Sandy Handoko yang Meninggal pada Mei 2000.Berita kematian mereka menggemparkan industri musik Indonesia pada masa tersebut. Posisi Sandy Handoko kemudian digantikan oleh Suherman 'Herman' Husin.Sementara Fitrah Alamsyah Pada Formasi Itu Tidak Digantikan oleh siapapun.Karena,sebelum Kematiannya,dia berpesan "' "Jika Aku Mati,Kalian Tidak Boleh Menggantikan Aku (Dalam 1 Formasi)" "' .Jadi,Selama Drum Dipegang Oleh Suherman Husin,Tidak ada Yang Menggantikan Fitrah Alamsyah.

Kemunduran

Setelah Jamrud merilis Tujuh buah album, pada tahun 2007 Krisyanto mengundurkan diri dari Jamrud dengan alasan sudah jenuh dan lelah dengan aktivitas bermusiknya di grup musik tersebut. Krisyanto kemudian merilis album solo pertamanyae berjudul Mimpi (2009).
22 Maret 2011, gitaris Azis MS mengungkapkan kepada Rolling Stone Indonesia bahwa hengkangnya Krisyanto antara lain disebabkan oleh keputusasaannya lantaran penjualan album Jamrud yang merosot, bukan karena kejenuhan. "Kalau setelah keluar terus dia tidak beraktivitas di musik lagi, seperti yang dia katakan, itu memang berarti dia ingin break di dunia musik. Tapi kalau ini, sekian bulan langsung mengeluarkan album, berarti mau mencari income yang lebih. Cuma yang jelas kalau satu anggota band keluar dan dia membentuk lagi, berarti ada ketidakpuasan di band sebelumnya. Itu saja," kata Azis.
"Padahal pada saat itu aku berpikir, tinggal tunggu saja. Sambil kami juga, istilahnya, break-lah, istirahat selama dua sampai tiga tahun, karena kami juga sudah tur setiap tahunnya ke ratusan kota. Istilahnya kami juga bagi-bagi rezekilah ke band lain. Kan nggak ada salahnya. Sambil menunggu toh nggak akan sampai kelaparan. Hanya saja mungkin pemikiran dia berbeda. Makanya mungkin dia ingin mendulang emas lebih banyak," lanjut Azis.

Formasi baru

Setelah keluarnya Krisyanto, Jamrud langsung bergerak merekrut personel baru. Tiga personel baru ditambah ke dalam band mereka. Mereka adalah Jaja Donald Amdonal (vokal) yang menggantikan Krisyanto, Mochamad 'Irwan' (Gitar 2) dan 'Danny' Rachman (drum) yang menggantikan Suherman. Dengan formasi ini Jamrud merilis album terbaru bertajuk New Performance 2009 yang dirilis di CiToS Jakarta tanggal 16 Maret 2009. Jamrud berencana akan merilis sebuah album kompilasi sebelum melakukan Tour pada akhir tahun 2009.

Konsep baru album Jamrud

JAMRUD sudah bertekad mengubah image agar Jamers tidak lagi membandingkan Jamrud era Krisyanto dengan era Jamrud yang sekarang, perubahan memang sangat mencolok dari konsep musik atau lagunya dan logo Jamrud pun lebih metal.
Log memberi judul Album Bumi & Langit (istilah album era lama & baru seperti bumi dan langit) ditambah Menangis karena pasti ada yang bersedih terutama pecinta Jamrud fanatik (Jamrud era Kris). Jamrud berubah secara keseluruhan dengan risiko ditinggalkan Jamers lama atau bahkan meraih tambahan dukungan Jamers baru yang masih muda dan juga yang lama karena perubahan konsep musiknya. Yang jelas album barunya yang akan dirilis 19 Maret 2011 secara musikalitas jauh lebih bagus dari album lamanya tapi apakah Jamers sudah siap menghadapi perubahan itu? tapi menurut analisis Log Zhelebour sebagai executive producer, bahwa Jamrud sudah mencapai titik puncak karier sebagai group band rock paling sukses sejak tahun 1996 sampai dengan 2006 sehingga sudah tidak ada lagi yang ingin dicapai atau dikejar lagi. Dengan berubah secara total maka Jamrud jadi punya tantangan baru yang harus dihadapi, baik dari hasil karyanya maupun menghadapi tuntutan pasar anak muda sekarang yang menginginkan Jamrud tidak sekadar jualan lirik yang bagus tapi juga secara musikalitas harus lebih bagus lagi.

Album Rock Terlaris Sepanjang Sejarah

Menilik penjualan album Jamrud memang paling fenomenal di antara group rock lainnya dan Jamrud sudah melakukan tour show besar-besaran di seratus kota lebih dengan nilai kontrak show 100-150 juta per show (hanya fee). Kalau mau melanjutkan formasi lamanya pun tidak akan bisa bertahan karena orang sudah jenuh melihat performance Jamrud karena sudah beberapa kali melakukan tour show sejak tahun 1999 s.d. 2006.
Pada saat itulah eksistensi Jamrud sebagai grup rock nomor satu dikukuhkan melalui rekaman-rekamannya yang berhasil mengatasi produk serupa lainnya. Album-album Jamrud seperti Nekad (1996) yang terjual 150.000 kaset dan CD, Putri (1997, 300.000 kaset/CD),Terima Kasih (1999, 800.000 kaset dan CD) dan " Ningrat " (2000, terjual 2.000.000 kaset dan CD ) sehingga meraih penghargaan 5 kategori AMI Award 2001 bahkan membawa mereka bersama Log Zhelebour tentunya melakukan tour tunggal di 120 kota yang di sponsori Djarum, diundang tampil di Jepang dan Korea serta melakukan rekaman di Australia dan melahirkan Album " Sydney 090102 " 2002, terjual 1.000.000 kaset/CD.
Sedangkan Azis M. S. dan Ricky Teddy tetap ingin bertahan di Jamrud dengan merekrut musisi muda seperti Danny pada drum, Irwan di gitar, Donal pada vokal dan merilis album adaptasi Jamrud New Performance dan Best Of The Best. Bahkan untuk mendukung perubahan musik Jamrud yang lebih ganas dan penuh energi pada album barunya merekrut Iwan Vox sebagai vokalis pendamping Donal. Pada April 2011 Iwan Vox mengundurkan diri dari Jamrud. Begitu juga dengan Donal yang mulai mengundurkan diri pada bulan Maret 2012 untuk bergabung dengan band dengan komunitas yang sama dan membuat band baru yang pastinya di Jakarta, seperti yang dikutip detik.com: "Aku masih akan di komunitas yang sama. Aku masih tetap akan berteman dengan mereka. Aku juga berencana pengen punya band baru. Kita saling mendukung..."

Bergabung kembali

Pada September 2011, Krisyanto menyatakan secara resmi kembali ke Jamrud mulai bulan Oktober 2011. Kehadiran Krisyanto ditandai dengan perubahan pada album terbaru mereka yang berjudul Bumi dan Langit Menangis dirilis kembali dengan judul baru ENERGI + DARI BUMI DAN LANGIT. Dalam album ini ada satu lagu tambahan berjudul "Ciiaat". Beberapa lagu andalan dalam album ini juga dibuat ulang video klipnya seperti lagu "SHIT", "Sik Sik Sibatumanikkam" dan "Cerita Usang". Padahal, Maret 2012 lalu, Donal mengundurkan diri dari band ini, untuk bergabung ke band baru dengan komunitas yang sama yang jauh lebih nge-rock dari band ini.

Merilis Album " Saatnya Menang "

Pada Desember 2012, Jamrud dengan formasi Krisyanto sebagai vokalis utama merilis album "Saatnya Menang". dan 11 lagu yang ada di album ini dibuatkan video klip oleh Log Zhelebour, diantaranya lagu yang diprediksi akan Hits ""Ajari Aku"", ""Kau Jahanam, Aku Bajingan"", Genggam Tanganku"", dan "Ingin Kembali"". Jamrud dalam waktu dekat akan merilis DVD Karaoke pada bulan september 2013 yang berisi 15 video klip.

Tour Jamrud Bersama Skid Row

Jamrud pada bulan Oktober 2013 akan melakukan tour show di 6 kota bersama group band " Skid Row " dari USA di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang dan Surabaya yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour Production yang juga produser dan pimpinan Jamrud management.

Jumat, 21 Februari 2014

lahirnya slank gak ada mati nya...


 


 

 
 lahir nya slank di tanah air
Category: Slankipedia Published on Thursday, 12 April 2012 17:28 Written by Redaksi Hits: 1683
 
          Sebelum Slank resmi berdiri, Bimo Setiawan Almachzumi yang merupakan seorang drummer pada awalnya membentuk band bernama Cikini Stones Complex bersama teman – temannya ketika bersekolah di Perguruan Cikini Jakarta.
Namun karena merasa lelah dan bosan hanya membawakan lagu – lagu dari band Rolling Stone, maka pada tahun 1983 akhirnya bimbim membubarkan CSC. Kemudian bersama sepupunya Denny “BDN” sebagai Bass, Erwan pada Vokal, dan Kiki yang juga mantan gitaris CSC, Bimbim berniat untuk membentuk band baru dengan nama “Red Evil”. Lewat grup ini mereka mulai membawakan lagu sendiri dan mereka kini bebas membawakan lagu apa saja, meski persentasinya lebih banyak lagu barat. Hanya saja lagu – lagi dari Van Halen mendapat porsi paling banyak karena karakter vokal Erwan dikatakan mirip sama David Lee Roth.

        Karena kurang puas hanya dengan satu gitaris, lantas Bimbim mengajak Bongky Marcel gitaris “Rese Band” yang sebenarnya justru saingan dari Red Evil. Mereka pertama kali bertemu di daerah menteng, lalu Bongky ikut kawannya latihan di tempat Bimbim. Lewat pertemuan itu, Bongky pun sepakat untuk jalan bareng Bimbim. Pada awal terbentuknya kerjasama Bimbim dan Bongky ini, beberapa kali manggung mereka masih membawakan lagu milik Rolling Stones dan Van hallen tapi entah kenapa nggak pernah bisa persis dengan band aslinya. Maka dari itu, teman – teman mereka yang sering di ajak untuk meramaikan penampilan mereka tersebut, menyebut mereka band Slenge’an. Untuk meramaikan penampilanyna, setiap manggung mereka mengajak teman – teman sekolahnya (anak – anak Percik) dengan bayaran sebotol minuman.Ketika itu mereka masih berdiri dengan bendera Red Evil, akhir desember 1983 akhirnya berniat untuk merubah nama tersebut. Proses pemilihan nama untuk band ini dilangsungkan di arena Bowling Hotel Kartika Chandra, ketika mereka sedang merayakan ulang tahun Denny “BDN”. Awalnya Bimbim mengusulkan agar menggunakan nama Red Eyes saja, namun setelah berkompromi dan mengingat perkataan teman - teman mereka yang selalu menyebut mereka slenge’an, maka terpilihlah nama SLANK.
Jadi formasi pertama Slank adalah Erwan (Vokal), Bongky (Gitar), Kiki (Gitar), Bimbim (Drum) dan Denny BDN (Bass). Untuk pertama kalinya mereka tampil dengan nama ‘Slank’ di Universitas Nasional, dengan semangat membawakan lagu-lagu cipatan sendiri. Namun sayang sekali penampilan mereka tersebut hasilnya kacau. Slank kalah pamor dengan band ‘Makara’ yang saat itu diisi ‘Adi Adrian Kla Project’ dan bermain jauh lebih bagus dari Slank. Walaupun penampilannya kacau, namun Slank tetap berbangga hati karena datang dengan kawalan seorang manajer yaitu Erry kakak dari Erwan.

 
      Tahun 1983 Slank ikut festival band KMSS di istora Senayan, Jakarta. Saingan mereka saat itu adalah band ‘Grass Rock’ dan ‘Ita Purnamasari’. Yang unik disini, Slank membawa gamelan Jawa ke atas panggung dan Erwan sang vokalis sendiri yang memainkannya. Gamelan Jawa mereka pilih bukan cuma buat antik-antikan semata, melainkan karena Slank memandang irama gending itu sebagai bluesnya Indonesia. Tentu saja penampilan mereka tersebut membuat heboh dan terkesan nyeleneh dari yang lain. Namun Slank harus kembali merasakan sedikit kecewa karena ternyata mereka kalah dari grup band asal Surabaya, Grass Rock. Seperti remaja yang sedang mencari jati diri, pada awalnya Slank juga mengalami beberapa pergantian personil. Sang gitaris Kiki yang merupakan saudara kandung Kaka (vokalis Slank saat ini) memutuskan untuk keluar dari Slank dan secara otomatis pada tahun 1984 Slank hanya berformasi 4 orang saja. Akhirnya kakak kandung Bimbim yaitu Adri yang merupakan seorang Keyboardis digaet untuk membantu Slank saat itu. Setelah Kiki, Erwan juga hengkang dari Slank pada 1985 dikarenakan harus pergi ke Amerika untuk melanjutkan pendidikannya. Posisi vokal yang kosong karena kepergian Erwan, akhirnya diisi oleh seorang wanita yaitu Uti Suharyani.
Tahun berikutnya 1986, Well Welly yang juga merupakan mantan vokalis CSC masuk menjadi vokalis Slank berikutnya. Slank masih terus melakukan perombakan hingga setahun setelah Well welly masuk, Adri sang keyboard keluar dari Slank dan posisinya digantikan oleh Andre. Formasi selanjutnya atau formasi ke tujuh tepatnya 1987, Well welly ikutan hengkang dari Slank dan posisi vokal akhirnya diisi oleh sang bassis Denny “BDN”. Untuk mengisi kekosongan pada bass yang sebelumnya dipegang Denny, akhirnya Slank mengajak Imanez mantan personil Metal Crew untuk bermain bass. Pergantian formasi masih terus terjadi ditubuh Slank, sampai pada tahun berikutnya 1988 Imanez keluar dari Slank dan Denny “BDN” yang tadinya mengisi vokal kembali memegang bass dan posisi vokal diisi oleh Sammy. Bukan hanya Imanez, Bongky yang memegang gitar juga harus keluar dari Slank. Slank kemudian menggaet Jaya dan seorang gitaris asal Medan yaitu Parlin Burman Siburian atau yang akrab dipanggil Pay yang berasal dari band ‘Navy Punk’ masuk untuk mengisi posisi gitar yang ditinggalkan Bongky.
     Tidak berlangsung lama, Jaya dan Pay harus hengkang dari Slank dan Imanez kembali masuk untuk mengisi bass. Posisi gitar akhirnya hanya digantikan oleh Anto dan Denny “BDN” kembali beralih ke vokal menggantikan Sammy. Pada formasi ke – 10 Tole masuk mengisi bass, sehingga Imanez beralih ke gitar. Mantan personil lama Slank yang merupakan kaka dari Bimbim yakni Adri sidharta kembali lagi untuk mengisi keyboard dan posisi vokal yang ditinggalkan Denny “BDN” digantikan oleh Andy Liany. Formasi berikutnya atau formasi ke – 11 merupakan formasi Slank paling ‘Genit’, karena posisi vokal Andy Liany digantikan oleh seorang wanita yaitu Nita Tilana. Setelah itu, Slank kembali lagi harus melakukan pergantian personil. Hingga pada akhir tahun 1988 terbentuk formasi Slank yang ke – 12, dengan Well welly yang kembali mengisi Vokal, Pay yang juga kembali mengisi gitar, serta posisi keyboard yang tadinya diisi oleh Adri pun digantikan oleh keyboardis beraliran Jazz yaitu Indra Qadarsih yang berasal dari band Chivas. Sampai saat itu hanya formasi drum yang tidak pernah berubah, tetap diisi oleh Bimbim.

        Sampai pada akhirnya tahun 1989 Bongky kembali ke Slank. Bongky yang sebelumnya mengisi gitar pada Slank, kali ini harus rela berpindah ke Bass karena posisi gitar telah diisi oleh Pay. Bongki memerlukan beberapa waktu untuk beradaptasi di posisi barunya tersebut. Masih di tahun yang sama, Well welly keluar dari Slank. Lalu posisi vokal digantikan oleh Akhadi Wira Satriaji atau Kaka, yang sebelumnya bernaung digrup band Lovina bersama Mastto adik dari Bimbim. Pada tahun inilah formasi ‘AJAIB’ yakni formasi SLANK ke – 13 terbentuk.Formasi ke – 13 ini merupakan masa ke-emasan Slank. Setelah 5 tahun demo mereka ditolak oleh beberapa produser rekaman, akhirnya Slank mendapat kesempatan untuk menjalin kontrak dengan pemilik studio rekaman Triple M yaitu Macank. Namun baru menggarap lagu ke – 5, Boedi Soesatio teman dekat dari ayah Indra yang merupakan seorang produser rekaman menawarkan Slank untuk menjalin kontrak. Setelah itu, Slank mulai rekaman dan lahirlah album “Suit.. Suit.. He.. He.. (Gadis Sexy)” dengan desain cover sebuah logo bertuliskan Slank buatan Budi Soesatio dan album tersebut pun mendapat penghargaan sebagai album dengan penjualan terbaik tahun 1990 – 1991 dalam BASF awards kategori musik rock.

        Lewat lagu Maafkan yang menjadi andalan, Slank berhasil mendapat perhatian di belantika musik Indonesia. Karena saat itu hanya Slank yang berani membawakan lagu sendiri diantara band lain yang sedang giat meng-cover lagu dari band luar. Berkat penampilannya yang luar biasa nyeleneh yang justru memikat para kaula muda saat itu, Slank justru melupakan kontraknya dengan sang vokalis Kaka yang pada awalnya hanya dipinjam selama dua tahun saja. Setelah kesuksesan album pertama tadi, tahun berikutnya Slank kembali meluncurkan album terbaru yang diberi berjudul “Kampungan”. Dalam album yang berdesain cover penuh kecerahan dengan warna merah hati sebagai warna dasarnya ini, Slank terlihat lebih slenge’an dengan beberapa lagu di dalamnya terkesan merupakan luapan emosi dari para personil Slank. Lagu yang telah melegenda dan sudah memiliki 5 versi yakni Terlalu Manis, menjadi lagu andalan pada saat itu. Keunikan album ini adalah, terselipnya lagu ‘Nina Bobo’ yang dinyanyikan oleh Slank dan diiringi dengkuran operator Jackson Studio tempat mereka rekaman. Album ini juga medapat penghargaan BASF Best Selling Album 1991-1992 kategori Pop Rock. Sang gitaris yakni Pay juga sempat keluar dari Slank karena kesibukannya membantu album solo milik Andy Lyani, namun pada akhirnya personil yang lain berhasil membujuknya kembali.
 
       Selepas album kedua tersebut, Slank mendapatkan cobaan. Ketika berada di Bali, para personil Slank mendapat tawaran dari kawan barunya untuk mencoba barang haram (Narkotika) yang pada akhirnya menjerat mereka sehingga para personil Slank menjadi pecandu. Di tengah kondisi tersebut, Slank masih bisa profesional. Terbukti dengan album ke – 3nya yang berjudul “PISS” dengan cover album sesosok tubuh pria bertelanjang dada meraih penghargaan BASF Selling Album 1992-1993 kategori Rock Alternatif. Karena mempunyai beberapa masalah dengan Boedi Soesatio, selepas album ketiga tersebut Slank melakukan reformasi dengan memutuskan untuk berdiri sendiri. Slank memilih jalan baru dalam bermusik, yakni menjadi indie label tepatnya pada tahun 1994. Lepas dari Boedi, akhirnya slank menggaet Denny “BDN” mantan personil Slank yang saat itu bekerja di perusahaan valas untuk mengurusi manajemen yang diberi nama ‘Pulau Biru Production’. Pulau Biru merupakan salah satu judul lagu yang terdapat di album Kampungan dan Slank juga mengusung bendera rekaman baru yakni “Piss Record”.
           Dibawah bendera Piss Record, Slank berhasil meluncurkan album ke – empat dengan judul ”Generasi Biroe” yang proses penggarapannya berlangsung di tiga tempat berbeda, yakni di Pondok Nurul (Puncak, Jawa Barat), Cibubur, dan bangunan bekas sekolah milik Bunda Iffet yang terletak di Jalan Potlot akhirnya direlakan untuk dibentuk ulang menjadi studio. Alhasil album ini meraih BASF Double Platinum Album untuk kategori Penjualan Album Rock Terlaris Tahun 1994-1995. Bahkan belum lama ini Denny Sakrie yang merupakan seorang pengamat musik mengatakan bahwa, album Generasi Biroe ini merupakan album terbaik Slank. Dalam album ini terdapat lagu Terbunuh Sepi yang meraih penghargaan sebagai Video Klip Favorit dari VMI (Video Musik Indonesia) 1994/1995 dan Video Klip Terbaik Sepanjang Tahun 1995/1996. Kesuksesan Slank tidak hanya sampai di album keempat. Tahun berikutnya 1995 Slank meluncurkan album kelima yang berjudul “Minoritas”. Lagu Bang Bang Tut yang menjadi andalan berhasil mendapat penghargaan sebagai Video Klip Terbaik dari VMI (Video Musik Indonesia) Tahun 1995/1996. Keunikan album ini terlihat dari kreatifitas Slank yang menuliskan lirik lagu dengan tulisan terbalik, jadi dibutuhkan sebuah cermin untuk membaca lirik lagu di album kelima Slank ini.

Aroma keretakan antar personel Slank formasi ke – 13 pun mulai terjadi setelah rilisnya album Minoritas tersebut. Masing – masing personil bersikap apatis karena pengaruh narkoba yang menaungi jiwa dan raga mereka. Selain itu masing – masing personil juga memiliki kesibukan sendiri seperti membantu produksi album penyanyi lain. Sehingga Slank pun sedikit terlantar dan membuat kekompakan Slank semakin tidak bisa dipertahankan. Sampai pada akhirnya, Bimbim selaku leader band memutuskan agar Slank vakum terlebih dahulu dan setelah itu Bimbim melayangkan surat pemecatan terhadap tiga personel Slank yakni Bongky, Indra, dan Pay. Formasi yang begitu solid yang sering dibilang formasi Ajaib dan menciptakan fenomena itu pada akhirnya harus bubar juga.
demikian sekilas info slank dari saya..
somaga bermanfaat bro..
piiiissss.....